Hotel Isolasi untuk Pasien OTG yang Disiapkan Kemenparekraf Mulai Digunakan

Hotel di Jepara Kantongi Sertifikat CHSE
September 29, 2020
Siaran Pers : Kemenparekraf Fasilitasi Pendaftaran Sertifikasi Indikasi Geografis Kopi Arabika Banjarnegara
September 29, 2020

Kumparan.com / Konten Redaksi kumparan / 29 September 2020, 14:47 WIB

Pemerintah telah menyiapkan fasilitas isolasi mandiri bagi pasien corona berkategori orang tanpa gejala (OTG) di sejumlah hotel berbintang 2 dan 3. Fasilitas ini khususnya disediakan di provinsi-provinsi yang menjadi prioritas penanganan COVID-19.

Saat ini, fasilitas hotel isolasi untuk pasien terkonfirmasi tanpa gejala dan tenaga kesehatan yang disediakan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif(Kemenparekraf) mulai digunakan sebagai upaya menekan penyebaran COVID-19.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Wishnutama Kusubandio, mengatakan bahwa Kemenparekraf bersama Kementerian Kesehatan secara intensif mempersiapkan lokasi isolasi bagi pasien kasus konfirmasi tanpa gejala. Hal itu dilakukan agar pasien tidak melakukan isolasi mandiri dan tak menulari keluarga dan lingkungan.

“Seiring dengan proses yang terus berjalan, mulai 26 September 2020 program Reaktivasi Industri Perhotelan Melalui Pendukungan Akomodasi Masyarakat Berstatus Pasien Terkonfirmasi Tanpa Gejala dan Tenaga Kesehatan sudah dimulai di Hotel Ibis Styles Mangga Dua Square dan U Stay Hotel Mangga Besar,” kata Wishnutama, dalam keterangan resmi yang diterima kumparan, Selasa (29/9).

Dalam program yang juga menyediakan jasa akomodasi bagi tenaga kesehatan tersebut, Kemenparekraf memastikan pihak hotel terkait siap menjalankan protokol kesehatan dan disinfeksi di area hotel sesuai ketetapan pemerintah. Selain itu, tim kesehatan dari Kemenkes hingga pengamanan dari TNI juga disebut siap berjaga selama 24 jam.

Wishnutama menyebut, Kemenparekraf telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 100 miliar hingga Desember 2020 untuk kamar dan makanan tiga kali sehari. Sampai dengan Senin (28/9), 119 pasien sudah menghuni Hotel Ibis Styles Mangga Dua Square, dan 94 orang lainnya di U Stay Hotel Mangga Besar.

Kasubdit Kekarantinaan Kesehatan, Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes Benget Saragih, menjelaskan pihaknya telah memberi rekomendasi hotel-hotel di wilayah DKI Jakarta yang lolos verifikasi dan memenuhi persyaratan.

“Tim dari Ditjen P2P Kemenkes telah melakukan verifikasi terhadap hotel-hotel yang akan dijadikan tempat isolasi bagi kasus konfirmasi COVID-19 tanpa gejala, maupun gejala ringan sesuai dengan protokol kesehatan yang berlaku. Dari daftar 30 hotel di wilayah DKI Jakarta yang sudah direkomendasikan oleh PHRI, ada 17 hotel yang sudah memenuhi syarat,” katanya.

Sementara itu, persyaratan yang harus dipenuhi pihak hotel antara lain, memiliki ruang penerimaan pasien untuk melakukan triage, ada tim yang sudah dilatih disinfeksi, dan tersedia mini hospital. Kemudian memiliki alat pelindung standar bagi petugas hotel, makanan dan minuman diantar ke depan kamar pasien oleh petugas, serta tersedia jalur evakuasi jika ada pasien yang kondisinya memburuk.

Selain itu juga tersedia akomodasi bagi petugas kesehatan dan pengamanan, seperti tersedianya tempat penyimpanan sementara limbah medis dan infeksius sebelum diangkut ke tempat pengolahan khusus limbah medis, serta petugas hotel harus sehat, tidak memiliki penyakit penyerta, dan telah melakukan pemeriksaan PCR dengan hasil negatif COVID-19.

Sementara itu, Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf Nia Niscaya, mengungkapkan Kemenparekraf bersiap menambah lokasi-lokasi akomodasi baru untuk masyarakat berstatus pasien terkonfirmasi tanpa gejala dengan merujuk ke daftar 17 hotel yang sudah diverifikasi Kemenkes, sembari terus mengamati perkembangan di lapangan.

Ia mengatakan masyarakat berstatus pasien konfirmasi tanpa gejala yang ingin memanfaatkan fasilitas isolasi disarankan menghubungi nomer hotline masing-masing hotel. Sebelum isolasi, pasien harus membawa surat rekomendasi dari puskesmas atau dokter instansi atau dokter keluarga, hasil PCR/swab test yang menyatakan positif COVID-19, dan data diri yang sudah di-scan.

“Setelah disetujui, pasien dapat menjalankan isolasi sesuai ketentuan yang ditetapkan,” kata Nia Niscaya.

Untuk Ibis Style Mangga Dua Square yang berlokasi di Jakarta Utara bisa menghubungi hotline 021-29578900 dan untuk U Stay Hotel Mangga Besar yang berlokasi di Jakarta Pusat dapat menghubungi hotline 021-6000500.

Presiden Joko Widodo sebelumnya mengatakan akan terus menambah tempat isolasi bagi pasien COVID-19 tanpa gejala ataupun yang bergejala ringan dalam rangka pengendalian COVID-19. Hal itu dilakukan karena pasien dengan gejala ringan atau orang tanpa gejala (OTG) ini tidak boleh melakukan isolasi mandiri, karena berpotensi menulari anggota keluarga.

“Pemerintah menyiapkan pusat-pusat karantina untuk pasien dengan gejala ringan agar tidak melakukan isolasi mandiri di rumah, ini juga penting, yang berpotensi menularkan kepada keluarga,” kata Presiden Joko Widodo.

Jokowi juga mengatakan, pemerintah telah bekerja sama dengan hotel bintang satu dan dua sebagai tambahan fasilitas karantina. Sebelumnya, Sekjen Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Maulana Yusran menyebut ada 27 hotel dipastikan akan berpartisipasi dengan total kapasitas sekitar 3.700 kamar.

Artikel Asli : https://kumparan.com/kumparantravel/hotel-isolasi-untuk-pasien-otg-yang-disiapkan-kemenparekraf-mulai-digunakan-1uIFI4NKXeQ/full

logo
Hubungi Kami