Gekrafs Beri Penjelasan Brand Lokal yang Klaim Tampil di Paris Fashion Week

13 desa di Lombok Timur jadi desa ramah perempuan dan peduli anak
March 8, 2022
Indonesia boyong 10 perusahaan rintisan ke ajang SXSW 2022
March 8, 2022

Inews.id / Intan Afika Nuur Aziizah / 08 Maret 2022 , 12:55 WIB

JAKARTA, iNews.id – Ketua Bakominfo Gekrafs Riefian Fajarsyah atau yang dikenal sebagai Ifan Seventeen akhirnya bicara mengenai Paris Fashion Week yang sedang jadi perbincangan hangat netizen Indonesia.

Warganet kini memang sedang memperdebatkan acara yang digelar oleh Gekrafs yakni Paris Fashion Show 2022. Pasalnya, para influencer yang hadir di Paris mengklaim brand-brand lokal telah melenggang di perhelatan Paris Fashion Week 2022.

Ifan sebagai Ketua Bakominfo Gekrafs pun memberi klarifikasi lewat Instagram. Dia mengatakan, sejak awal pihaknya memang tak pernah melakukan klaim untuk penyebutan Paris Fashion Week.

Dia juga menegaskan bahwa Gekrafs tidak ikut andil dalam event utama Paris Fashion Week yang diselenggarakan oleh Fédération de la Haute Couture et de la Mode (FHCM), tetapi merupakan kegiatan off schedule selama Paris Fashion Week.

“That’s why kita menamakan acaranya Gekraf Fashion Show During Paris Fashion Week, dan itu sudah menjadi SOP kepada brand-brand dan desainer yang ikut melalui Gekrafs,” ujar Ifan dalam video, dikutip Selasa (8/3/2022).

Menurut ifan, hal yang membuat adanya polemik saat ini karena saat brand-brand yang tampil kurang menekankan hal tersebut kepada KOL atau influencer yang ikut serta. Akibatnya, banyak dari mereka yang menamai kegiatan itu menjadi Paris Fashion Week.

Meski begitu, penyebutan nama Paris Fashion Week ternyata juga tak menjadi masalah jika brand yang ikut ke Paris itu tidak menyertakan logo dari FHCM. Alasannya, karena kegiatan itu memang menjadi bagian dari pekan fashion di Paris.

“Apakah penyebutan itu salah? Sama sekali tidak, yang gak boleh itu kalau menyertakan logo dari FHCM,” ujarnya lagi.

Ifan pun menyebut brand lokal yang tampil di Paris saat ini sudah termasuk berpatisipasi untuk memperkenalkan industri fashion Indonesia kepada dunia. Dia pun mengucapkan terima kasih kepada brand lokal yang telah mengikuti Gekrafs Paris Fashion Show during Paris Fashion Week 2022.

“Dan ini tentunya dalam one step forward untuk mengenalkan industri fashion di Indonesia kepada industri fashion dunia. Terima kasih kepada semua brand dan juga semua desainer yang sudah berangkat ke sana dan ikut mengharumkan nama bangsa Indonesia di sana. Sekali lagi dukung brand-brand lokal kebangsaan Indonesia,” tuturnya.

Dalam unggahannya, Ifan juga memaparkan beberapa poin-poin terkait Paris Fashion Week ini, seperti berikut:

  1. Gekrafs dari awal sudah clear tidak menggunakan Gekrafs Paris Fashion Week. Tapi Gekrafs Paris Fashion Show 2022. Karena Gekrafs tahu kamu tidak terafiliasi FHCM.
  2. Penyebutan nama Paris Fashion Week boleh karena itu pekan fashion di Paris. Yang tidak boleh menggunakan logo FHCM dan menyebutkan kita dalam on schedule FHCM.
  3. Yang hadir di sana bukan hanya KOL dari Indonesia yang kami anggap bisa membantu publikasi brand (dan terbukti) tapi juga media Paris – Eropa, KOL Paris dll.
  4. Rangkaian acara di Paris sendiri kami juga ada kolaborasi garansi di mana bajunya di highlight media luar, dipakai oleh influencer Paris, dipakai runway, dll.
  5. Gekrafs temporary store hadir 10 hari untuk menjadi pop up B to C dan B to B dan media yang ingin foto produk Indonesia yang ikut ke Paris.
  6. Syarat masuk FHCM ini bukan hal mudah diperlukan kurasi yang ekstra karena disyaratkan konsistensi berkarir di Paris minimal dua tahun. Dan FHCM sendiri memprioritaskan brand Paris itu sendiri.
  7. Untuk pemilihan brand sendiri, dari Gekrafs memilih delapan brand yang bervariasi karena background produksi yang mumpuni, karakteristik yang tepat untuk pasar Eropa dan Afrika. Karena ada tujuan membuka b to b sehingga background produksi sangat diperlukan untuk mendukung itu.
  8. Gekrafs sadar banyak yang memanfaatkan momen ini, tetapi kegiatan di luar dan brief Gekrafs di luar kekuasaan kami.

Sebelumnya, sejumlah netizen, artis, hingga pemerhati fashion telah memberi kritik pedas terhadap brand lokal yang mengaku tampil di Paris Fashion Week, salah satunya Wanda Hamidah. Artis sekaligus aktivis itu menyebut para brand lokal seolah tengah melakukan pembodohan publik.

“Yang saya tentang dan saya lawan-lawan ini adalah pembodohan publiknya. Praktek klaim mengklaim ini bahaya, karena kenyataannya tidak seperti itu. Dan netizen terbuai aja dengan ketidaktahuan mereka,” katanya dalam Instagram Story.

Editor : Dyah Ayu Pamela

Artikel asli: https://www.inews.id/lifestyle/seleb/gekrafs-beri-penjelasan-brand-lokal-yang-klaim-tampil-di-paris-fashion-week

logo