Festival Barista Wadahi Anak Muda Melestarikan Kopi Lokal

Sandiaga Harap Produk Ekraf Jambi Masuk Pasar Internasional
September 5, 2022
International Wellness Tourism Conference & Festival (IWTCF) 2022 Jadikan Indonesia Sebagai Destinasi Wellness Tourism Dunia
September 5, 2022

Medcom.id/ Elang Riki Yanuar / 05 September 2022 , 09:47 WIB

Jakarta: Belakangan ini mulai banyak generasi milenial terjun menekuni industri kopi. Ada yang membangun bisnis kedai kopi hingga menjadi barista.

Untuk mendukung dan melahirkan barista handal, Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kota Jakarta Timur berkolaborasi dengan Mall Cibubur Junction menggelar Festival Barista (JakCoffeeEast) Jakarta Timur di Area Parkir Mall Cibubur Junction akhir pekan kemarin.

“Kopi Indonesia adalah kopi terenak di dunia, biji kopi terbaik yah ada di Indonesia. Kegiatan ini diharapkan dapat melesatarikan produk lokal, serta menaikkan taraf perekonomian di Jakarta Timur,” kata Hendra Hidayat, Wakil Walikota Jakarta Timur.

Menurut Hidayat, profesi barista belakangan ini diminati anak muda. Secara khusus, dia menyebut Jakarta Timur merupakan kawasan daerah perkebunan kopi pertama di Indonesia. Kebun kopi ini dibawa oleh para penjajah Belanda untuk memajukan perekonomian di Batavia.

Kopi yang ditanam di kawasan tersebut memiliki kualitas luar biasa. Sehingga, kopi ini begitu terkenal hingga ke daratan Eropa. Pada tahun 1696, Wali Kota Amsterdam Nicholas Witsen pernah memerintahkan komandan VOC yang tengah bertugas di Pantai Malabar, India, Adrian van Ommen, untuk membawa bibit kopi ke Batavia (Jakarta).

“Belajar dari sejarah, kopi menjadi potensi besar untuk ajang promosi di Kawasan Jakarta timur yang memiliki perkebunan kopi dan diharapkan ini menjadi daya tarik untuk pariwisata, sehingga bisa meningkatkan ekonomi kreatif dan ketenagakerjaan di masyarakat khusunya di wilayah Jakarta Timur,” kata Kasudin Pariwisata dan Ekonomi kreatif Jakarta Timur, Ahmad Gozali.

Dalam acara ini digelar perlombaan Manual Brewing dan Latte Art. Kegiatan ini diikuti oleh 58 peserta, 34 orang peserta untuk lomba Manual Brewing dan 24 orang peserta untuk lomba Latte Art.

Selain lomba Festival Barista (JakCoffeeEast) juga ada hiburan musik dan sajian bazar kopi nusantara. Ada sebanyak 20 booth yang menyajikan berbagai sajian kopi nusantara khas dari Indonesia.

“Animo masyakat cukup tinggi dan antusias dengan adanya Festival Barista (JakCoffeeEast), setelah pandemic kita berlahan bangkit semoga kegiatan ini menjadi semangat baru untuk masyakarat sekitar,” tutup Hendra.

Artikel asli : https://www.medcom.id/gaya/kuliner/nbwDQBDk-festival-barista-wadahi-anak-muda-melestarikan-kopi-lokal

logo