Dukung Pariwisata, Kominfo Bangun 206 BTS 4G di NTT dan NTB Akhir 2020

Pemerintah Segera Buka Pariwisata, Bagaimana Protokolnya?
September 25, 2020
Pemerintah Bakal Fokus Bantu Sektor Pariwisata hingga 2021
September 25, 2020

Kumparan.com / Konten Redaksi kumparan / 25 September 2020, 15:55 WIB

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Johnny G Plate, melaksanakan kunjungan kerja ke Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT), untuk memimpin rapat koordinasi ihwal pembangunan teknologi infrastruktur telekomunikasi. Satu hari sebelumnya, (24/9), beliau juga telah memimpin rapat yang sama di Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Menurut pria yang akrab disapa Johnny itu, Kominfo disebutnya serius mengupayakan percepatan transformasi digital di Indonesia. Ada empat pendekatan yang dilakukan Kominfo dalam upayanya tersebut.

“Pertama, penyelesaian pembangunan infrastruktur telekomunikasi dan informatika yang merata dan berkualitas. Kedua, pengembangan dan adopsi teknologi baru untuk membangun ekosistem digital yang terintegrasi dan aman,” ujar Menteri Johnny G Plate dalam siaran pers yang diterima kumparan, Jumat (25/9)

“Ketiga, pengembangan SDM atau talenta digital dengan jumlah dan kualitas yang memadai serta berkelanjutan. Keempat, penuntasan legislasi primer bidan telekomunikasi, informatika, dan perlindungan data yang diikuti penguatan kolaborasi internasional di bidang ekonomi digital dan arus data lintas negara.”

Usaha transformasi digital ini sejalan dengan instruksi Presiden Joko Widodo yang menempatkan transformasi digital sebagai salah satu agenda besar nasional. NTB dan NTT menjadi salah dua daerah prioritas berkat daya tarik pariwisata serta beberapa agenda internasional yang akan digelar di sana.

Menurut data dari kementerian, masih ada 12.584 desa di Indonesia yang belum kebagian sinyal internet 4G LTE. Sebanyak 71 desa di antaranya ada di wilayah NTB. Padahal, NTB telah ditetapkan sebagai salah satu tujuan wisata superprioritas di Indonesia.

Menurut Sekjen Nasdem itu, layanan telekomunikasi yang andal perlu didukung oleh prasarana teknologi yang memadai. Oleh karena itu, kementerian menggandeng pemerintah daerah untuk bekerja sama.

“Kominfo tidak bisa bekerja sendiri. Kami membutuhkan komitmen dan sinergi yang harmonis dengan pemerintah Provinsi NTB dan pemerintah kabupaten di NTB ini agar pembangunan base transceiver station (BTS) dan layanan akses internet gratis berjalan lancar serta tepat guna dan tepat sasaran.”

BTS adalah sebuah infrastruktur telekomunikasi yang berperan untuk mewujudkan komunikasi jaringan nirkabel. Biasanya, BTS dapat ditemukan dalam bentuk menara stasiun pemancar.

Sementara di NTT, terdapat 645 desa yang belum terjangkau sinyal 4G. Situasi ini membuat pemerintah menargetkan pembangunan 121 lokasi BTS USO 4G.

Pembangunan ini lebih dikhususkan di daerah Labuan Bajo untuk mendukung realisasi penetapan daerah tersebut sebagai tujuan pariwisata superprioritas. Selain itu, Labuan Bajo juga akan menjadi tuan rumah gelaran Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G-20 serta ASEAN Summit tahun 2023.

Dalam rapat yang sama, Direktur Utama BAKTI (Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi), Anang Latif menyampaikan, bahwa akses internet on air di Provinsi NTB sudah mencapai 473 titik.

“Kategori terbanyak penempatan akses internet BAKTI Kominfo di NTB adalah di lokasi-lokasi pendidikan (52,64 persen), disusul oleh kantor pemerintahan (28,12 persen), pelayanan kesehatan (8,67 persen), pusat kegiatan masyarakat (7,40 persen), lokasi wisata (1,48 persen), dan sisanya tersebar di lokasi publik, layanan usaha, dan pertahanan keamanan,” ungkapnya.

Sementara di NTT, jumlah akses internet on air yang dibangun mencapai 852 titik lokasi. Secara kategori, persentase sektor yang memperoleh pembangunan cukup mirip dengan NTB, merefleksikan kebutuhan yang mirip antar kedua provinsi.

Hingga akhir tahun ini, BAKTI berencana akan membangun BTS internet 4G LTE di 55 titik lokasi di NTB, sementara NTT akan memperoleh tambahan BTS USO dengan layanan internet 4G LTE di 151 lokasi baru. Total ada 206 BTS yang akan selesai dibangun di kedua provinsi ini pada akhir 2020 mendatang.

Selain itu, pemerintah juga telah merancang cetak biru pembangunan infrastruktur teknologi telekomunikasi yang lengkap hingga tahun 2021 untuk kedua provinsi. NTB rencananya akan dibangun BTS di 35 titik lokasi, sementara NTT bakal dijadwalkan punya total penambahan BTS sebanyak 421 lokasi.

Artikel Asli : https://kumparan.com/kumparantech/dukung-pariwisata-kominfo-bangun-206-bts-4g-di-ntt-dan-ntb-akhir-2020-1uGfoKiF3WM/full

logo
Hubungi Kami