Disparbudpora Kabupaten Sumedang akan Siapkan SOP Protokol New Normal untuk Objek Pariwisata

Sambut Era New Normal di Sektor Pariwista, Wishnutama: Tergantung Kesiapan di Setiap Daerahnya
May 30, 2020
New Normal Pariwisata, Wisatawan Akan Peduli Asuransi Travelling
May 30, 2020

Pikiran-Rakyat.com/ Fitri Nursaniyah/Diterbitkan 30 Mei 2020, pukul 18.51 WIB

 

PIKIRAN RAKYAT – Menyusul adanya keputusan wilayah new normal dari Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Sumedang juga telah menyiapkan standar operasional prosedur (SOP) bagi tempat wisata.

Pasalnya, tempat wisata merupakan salah satu sektor penggerak ekonomi masyarakat Sumedang yang memiliki peluang untuk kembali dibuka saat pelaksanaan new normal.

Diketahui, new normal merupakan salah satu upaya pemerintah meminimalisasi penyebaran virus corona sekaligus menggerakkan roda ekonomi agar masyarakat bisa tetap hidup di tengah pandemi.

Kepala Disparbudpora Kabupaten Sumedang, Hari Tri Santos mengatakan pihaknya akan melakukan komunikasi langsung dengan para pengelola objek pariwisata melalui organisasi Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) dan organisasi lainnya.

“Sehingga saat pelaksanaan new normal nanti, para pelaku usaha sudah siap,” kata Hari pada seperti dikutip Pikiranrakyat-bandungraya.com dari laman Humas Pemkab Sumedang, Sabtu 30 Mei 2020.

Setiap destinasi wisata wajib melaksanakan SOP yang telah ditetapkan sehingga pengunjung akan merasa aman ketika berada di luar rumah.

Hari menuturkan setiap destinasi wisata yang belum melakukan persiapan sempurna tidak akan diberikan izin untuk beroperasi kembali.

Lebih lanjut, Hari menjelaskan bahwa dalam pelaksanaannya saat new normal, jika ada pelanggaran dari pihak pengelola objek pariwisata, maka Disparbudpora tidak akan segan melakukan peringatan bahkan mencabut izin usaha.

Sejalan dengan hal itu, Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir telah mengizinkan pelaku usaha kembali mengoperasikan usahanya dengan syarat membuat surat bermaterai berisi SOP protokol kesehatan COVID-19.

Selama new normal, pelaku usaha wajib memfasilitasi pemeriksaan suhu tubuh pengunjung, alat pencuci tangan menggunakan sabun atau hand sanitizer, dan petugas penanganan COVID-19.

Petugas akan diberikan wewenang untuk melerai dan mengedukasi pengunjung untuk menerapkan physical distancing atau jaga jarak ketika secara sengaja atau tidak sengaja membuat kerumunan.

Setiap pelaku usaha yang terciduk melanggar isi surat SOP protokol kesehatan COVID-19 tersebut akan diberikan sanksi berupa penutupan usaha oleh Pemerintah Kabupaten Sumedang.

“Kami akan sangat matang sekali tidak main-main, kemudian akan ketat menjaga kesehatan karena tatanan normal baru ini kan kehidupan berjalan sesuai protokol kesehatan aman dari Covid, tapi rakyat tetep tertib,” kata Dony Ahmad Munir seperti dikutip Pikiranrakyat-bandungraya.com dari kanal YouTube Bupati Sumedang Official.*** (Fitri Nursaniyah/Pikiranrakyat-bandungraya.com)

 

Artikel Asli: https://www.pikiran-rakyat.com/jawa-barat/pr-01391318/disparbudpora-kabupaten-sumedang-akan-siapkan-sop-protokol-new-normal-untuk-objek-pariwisata

 

logo