Disokong Danais, 9 Hotel Isoman di DIY Terima Bantuan Alkes

Survei: Setahun Pandemi, 99,9 Persen Traveler Utamakan Kebersihan Saat Traveling
September 3, 2021
Sandiaga Bakal Longgarkan Syarat Bip Buat Parekraf Kawasan 3t
September 3, 2021

Suaramerdeka.com/Agung Priyo Wicaksono /3 September 2021 ,16:32 WIB

YOGYAKARTA, suaramerdeka.com – Dengan terbitnya Peraturan Menteri Keuangan Nomor S-121/PK/2021, dana keistimewaan (danais) DIY kini boleh digunakan untuk penanganan Covid-19 termasuk dukungan kepada sektor pariwisata.

Pada Jumat (3/9), Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X menyerahkan bantuan berupa peralatan kesehatan kepada perwakilan 9 hotel yang menyediakan fasilitas isolasi mandiri (isoman) pasien Covid-19.

Kesembilan hotel ini adalah Hotel Ibis, Grand Tjokro Yogyakarta, Sahid Raya, Sahid Rich Hotel, Indoluxe Yogyakarta, Savita Inn, UC UGM, Mutiara Yogyakarta, dan Tjokro Style Yogyakarta.

Penyerahan bantuan yang disokong danais ini dilakukan secara simbolis di Bangsal Kepatihan. “Untuk 9 hotel, kami menyampaikan apresiasi. Semoga dapat membawa kemaslahatan,” ungkap Sri Paduka.

Pada kesempatan tersebut, Wagub turut mengajak seluruh stakeholder ikut membantu percepatan penanganan Covid-19 di DIY. Salah satunya adalah keterlibatan pihak swasta dalam percepatan vaksinasi.

“Pemerintah tidak dapat berjalan sendiri. Saat ini persentase vaksinasi DIY sudah berada pada ranking empat setelah DKI Jakarta, Bali, dan Riau,” ujarnya.

Paniradya Pati Kaistimewan Aris Eko Nugroho menjelaskan, jumlah total anggaran danais yang digunakan untuk memberikan peralatan kesehatan ini sekitar Rp 223 juta.

Bantuan yang diberikan ada 16 item seperti masker, oksigen, dan sarung tangan sesuai dengan kebutuhan perhotelan.

Tiddak hanya pengadaan bantuan bagi hotel isoman, beberapa program pariwisata lain juga dibiayai dari danais. Diantaranya percepatan vaksinasi, padat karya wisata, sarana prokes bagi pekerja wisata, sosialiasi pranatan anyar, dan iklan layanan. Saat ini, Pemda DIY juga sedang menyiapkan hibah untuk pokdarwis.

Kepala Dinas Pariwisata DIY Singgih Rahardjo menambahkan, bantuan ini adalah salah satu bentuk dukungan kepada hotel yang menyediakan fasilitas isoman.

“Semoga fasilitas isoman di hotel bisa menjadi pilihan masyarakat. Bisa disaksikan bahwa tempat isoman harus memiliki standar, kesembilan hotel ini juga sudah diverifikasi oleh Dinas Kesehatan dan asosiasi perhotelan,” jelas Singgih.

Ketua Satgas Covid-19 PHRI DIY Heryadi Baiin mengungkapkan, mengubah hotel sebagai tempat isoman butuh biaya yang lumayan besar. Oleh karena itu, pihaknya menyambut baik pemberian bantuan ini Terlebih, Pemda DIY juga memfasilitasi pengisian tabung oksigen.

“Dukungan dari Pemda DIY ini akan membangkitkan semangat karyawan. Dalam kondisi seperti saat ini, sudah saatnya kita bersama-sama membangun Yogyakarta agar kembali menjadi hijau,” ucapnya.

Artikel Asli : https://www.suaramerdeka.com/jawa-tengah/pr-041099236/disokong-danais-9-hotel-isoman-di-diy-terima-bantuan-alkes?page=all

logo