Disbudpar Siapkan Tim Monitoring

Siaran Pers : Kemenparekraf Gelar Bazar Hampers Produk Ekraf dengan Promo Gratis Ongkir
May 4, 2021
Laporan Pemantauan Covid-19 di Sektor Parekraf (05 Mei 2021)
May 5, 2021

Suaramerdeka.com/ Anton WH/ 5 Mei 2021, 04:45 WIB

KUDUS, suaramerdeka.com – Sektor kepariwisataan di Kota Keretek didorong untuk beroperasi di tengah imbauan untuk tidak mudik tahun ini. Upaya tersebut dilakukan untuk menggerakkan roda perekonomian masyarakat di tengah pembatasan sosial karena pandemi Covid 19.

Kadisbudpar Bergas Catursasi Penanggungan melalui Sekretaris Dinas Mutrikah menyatakan kebijakan tersebut sesuai arahan Kementrian Pariwisara dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf). Ditambahkannya, salah satu langkah yang dilakukan dengan memberikan surat edaran ke pelaku dan stakeholder pariwisata untuk menerapkan protokol kesehatan (Prokes) secara ketat hingga melakukan skrining wisatawan luar daerah.

”Tidak sekedar menerapkan 3 M tetapi 5 M berupa pemakaian masker, mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, serta membatasi mobilitas dan interaksi,” katanya.

Institusinya membentuk satuan petugas (satgas) wisata untuk memantau berbagai tempat wisata di Kudus mulai 6 Mei-17 Mei. Tujuannya, memastikan penerapan Prokes secara ketat. ”Saat itu sudah memasuki cuti Lebaran,” ujarnya.

Petugas melakukan monitoring sesuai wilayah tugasnya. Tim fokus ke pariwisata, dan berbeda dengan institusi gabungan Satpol PP, Polisi, TNI, dan Dishub yang juga melakukan pengawasan.

Sebelum 6 Mei pihaknya melakukan mapping lokasi daerah wisata yang dinilai rawan. Dikatakan rawan karena kemungkinan besar didatangi pemudik. Terhadap wilayah tersebut dilakukan skrining.

”Antisipasi penting diterapkan terhadap wisatawan dari luar daerah, terutama yang berasal dari zona rawan seperti Jakarta dan sekitarnya,” imbuhnya.

Menurutnya, pembukaan objek wisata saat pandemi dilematis. Upaya tersebut dilakukan untuk membantu menggerakkan perekonomian publik. Perekonomian sejumlah warga tergantung dari industri kepariwisataan. ”Kami mempunyai tanggung jawab untuk membantu usaha yang mereka lakukan,” ujarnya.

Artikel Asli : https://www.suaramerdeka.com/regional/muria/262717-disbudpar-siapkan-tim-monitoring?page=all

logo