Dignity of Srikandi Pamer Kehebatan Perempuan di Esports

Dispar Mataram bentuk tim pengawas objek wisata selama libur lebaran
April 28, 2021
Siaran Pers : Menparekraf : Indonesia Layak Jadi Lokasi Syuting Film Internasional
April 28, 2021

Medcom.id / Cahyandaru Kuncorojati / 28 April 2021, 15:05 WIB

Jakarta: Kehadiran sosok perempuan di industri esports khususnya pemain pro memang sudah ada tapi jumlahnya masih bisa dibilang sedikit.

Di momen yang masih berdekatan dengan peringatan Hari Kartini, Asosiasi Lisensi Indonesia (Asensi) dan Dyandra Promosindo menggelar turnamen esport bertajuk Dignity of Srikandi “Kartini Edition” 2021.

Di turnamen yang berlangsung pada tanggal 27-28 April 2021 dalam format offline dan online dipertandingkan game Mobile Legends yang semua peserta atau tim diisi oleh pro player perempuan. Empat tim yang berlaga adalah Evos Lynx, Belletron Era, Luna Nera Esports, Morph Akasha dan banyak lagi memperebutkan hadiah total senilai Rp15 juta.

Di pembukaan Digity of Srikandi, hadir Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno, Dirjen Aptika Kominfo Semuel Abrijani Pangerapan, Ketum Asen Susanty Widjaya, dan Presiden Direktur Dyandra Promosindo Hendar Noor Saleh.

“Penyelenggaraan The First Ladies Offline Tournament Dignity of Srikandi “Kartini Edition” 2021 juga merupakan langkah komitmen dan salah satu karya nyata ASENSI, Asosiasi Lisensi Indonesia terhadap kontribusi lisensi di industri esports Indonesia melalui turnamen-turnamen esports berkualitas yang akan kami adakan khusus untuk pemain esports wanita di Indonesia,” ujar Susanty.

“Kami memandang dan melihat bahwa esports juga membantu di dalam percepatan transformasi digital, percepatan pemulihan perekonomian indonesia dan juga membantu pemerintah di dalam menurunkan jumlah Covid-19 dengan menjaga anak-anak dan remaja kita untuk bermain games bahkan menonton turnamen di rumah,” jelasnya.

Turnamen Dignity of Srikandi “Kartini Edition” 2021 pertandingan ini menggunakan system double elimination dimana akan ada winner bracket dan loser bracket. Format pertandingan menggunakan format best of 3 dari babak awal hingga semi-final dan final menggunakan format best of 5.

“Saat ini esport telah berkembang bukan hanya sebagai sebuah permainan digital namun sudah berkembang lebih jauh dalam ekosistem pariwisata dan ekonomi kreatif. Kemenparekraf turut berperan aktif dalam pengembangan industri esport industri,” ungkap Sandiaga.

“Diharapkan Dignity of Srikandi “Kartini Edition” 2021 ini dapat menjadi bukti bahwa talenta pemain wanita tidak kalah dengan pemain pria dan sebagai batu pijakan untuk dapat berkarir dalam di level internasional,” tambahnya.

Artikel Asli : https://www.medcom.id/teknologi/esports/yKXDvgDK-dignity-of-srikandi-pamer-kehebatan-perempuan-di-esports

logo
Hubungi Kami