Di G20, Sandiaga Ungkap Tiga Kunci Pemulihan Sektor Pariwisata

Lakukan Sinergi, Traveler Kini Bisa Sambungkan Akun tiket.com ke Blibli
February 14, 2022
Telkomsel Dukung Koneksi 4G dan 5G di Balapan Pra Musim MotoGP 2022 Mandalika
February 14, 2022

Kumparan.com / kumparanBISNIS / 14 Februari 2022, 15:15 WIB

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno, mengungkapkan tiga kunci penting dalam pemulihan sektor pariwisata saat menjadi pembicara di acara G20 Finance Track. Ketiga kunci itu adalah inovasi, adaptasi, dan kolaborasi.

Sandiaga menjelaskan inovasi yang dikembangkan Kemenparekraf yaitu lima wisata super prioritas Indonesia mulai Danau Toba di Sumatera Utara, Mandalika di Nusa Tenggara Barat, Candi Borobudur di Jawa Tengah, Labuan Bajo di Nusa Tenggara Timur, dan Likupang di Sulawesi Utara.

“Inovasi ini akan transformasi ke level baru, dengan protokol CHSE atau cleanliness (kebersihan), health (kesehatan), safety (Keamanan), and environment sustainability (kelestarian lingkungan). CHSE memberi jaminan bahwa pelayanan yang diberikan memenuhi gold standard,” ujarnya dalam webinar Casual Talks on Digital Payment Innovation of Banking, Senin (14/2).

Menurut Sandiaga, melalui inovasi pengembangan wisata bisa membuat penyerapan tenaga kerja akan meningkat. Misalnya, event di Mandalika ditargetkan mencapai keuntungan Rp 500 miliar, dengan penyerapan tenaga kerja sebanyak 11 ribu karyawan.

Selain itu, Sandiaga menilai adaptasi di sektor wisata mempercepat pemulihan. Adaptasi tersebut dapat berupa pembayaran digital saat bertransaksi di wilayah wisata.

“Pembayaran digital diperlukan mengingat turis asing yang akan berkunjung mencapai 2-3 juta orang. Kami memerlukan pembayaran digital yang sejalan dengan teknologi terbaik,” terang Sandiaga.

Sandiaga mengaku pihaknya menambah jutaan pekerja tahun lalu. Pemberian gaji dan transaksi pekerja tersebut tentunya menggunakan pembayaran digital.

Sementara itu, untuk unci pemulihan sektor pariwisata terakhir yaitu kolaborasi bisa dilakukan bersama semua pihak terkait mulai dari pemerintah daerah, sektor swasta, institusi, universitas, komunitas, hingga media.

“Kalau kolaborasi secara global, salah satunya adalah kerja sama travel bubble,” ujarnya.

Travel bubble merupakan skema untuk membuka gerbang pariwisata antar negara selama pandemi. Melalui skema ini, negara-negara yang menjalin kerja sama akan membuka perbatasan dan mengizinkan warga bepergian di area tertentu yang telah disiapkan.

Artikel asli : https://kumparan.com/kumparanbisnis/di-g20-sandiaga-ungkap-tiga-kunci-pemulihan-sektor-pariwisata-1xVJcP7zf6Z/full

logo