Dana Hibah Pariwisata Akan Diperluas untuk Industri Kreatif di Bali

Badan Otoritas Labuan Bajo Flores Optimistis Sektor Pariwisata Bangkit di 2021
December 28, 2020
Tugu Virus Corona, daya tarik baru objek wisata di Pekanbaru
December 28, 2020

Kumparannews.com/Rofiqi Hasan/Diterbitkan 28 Desember 2020, pukul 14.45 WIB

DENPASAR – Bertemu dengan para pelaku ekonomi kreatif di Gedung Dharma Negara Alaya Senin (28/12/20), Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno mengutarakan fokus genjot pemulihan ekonomi di berbagai wilayah, salah satunya di Bali.

“Untuk jangka pendek ini, salah-satunya dengan memperluas dana hibah meliputi pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif di luar hotel dan restoran, dan mencakup banyak elemen ekonomi kreatif ,” ujarnya.

Bali menjadi tolok ukur untuk membangkitkan pariwisata dan ekonomi kreatif di tengah situasi wabah corona. “Bali merupakan tulang punggung wisata dan ekonomi kreatif Indonesia, bapak Presiden Jokowi minta saya fokus di lima destinasi super prioritas. Tapi lima destinasi super prioritas ini justru harus belajar dari Bali, karena Bali sebagai World Class,” katanya.

“Jadi kalau mau mengembangkan itu, kita harus belajar dari segala aspek penyiapan tujuan wisata dari Bali. Semuanya ingin Bali menjadi rujukan utama,” ungkapnya.

Ia mengutarakan keyakinannya dengan kesiapan destinasi wisata dan ekonomi kreatif, Bali bisa bangkit dari keterpurukan ekonomi sekaligus contoh untuk daerah lain di Tanah Air.

Sementara itu, pemerintah provinsi Bali dalam rangka pemulihan ekonomi juga telah mengajukan pinjaman lunak sebesar Rp 9,9 triliun. “Tahun 2021 stimulus itu yang diperlukan, jadi saya sudah janji kepada pak gubenur akan memperjuangkan ini,”ungkapnya. (Kanalbali/WIB)

 

Artikel Asli: https://kumparan.com/kanalbali/dana-hibah-pariwisata-akan-diperluas-untuk-industri-kreatif-di-bali-1urshEk4N93/full

logo