#Covidsafe, Borobudur Tiru Disneyland Shanghai

Musisi Mulai Produktif di Tengah Pandemi lewat Inovasi Digitalisasi Musik
October 8, 2020
Jakarta Dessert Week 2020, Bungasari Rambah Dunia Digital
October 9, 2020

Suaramerdeka.com / Murdiyat Moko / 9 Oktober 2020 , 10:36 WIB

JAKARTA, suaramerdeka.com – Sektor pariwisata berperan penting dalam upaya menghadirkan destinasi sehat dan bersih semasa pandemi Covid-19. Untuk itu, seluruh aktivtas dunia pariwisata dituntut mampu menghadirkan protokol kesehatan ketat sebagai prasyarat utama wisatawan yang berkunjung ke destinasi tersebut.

“Maka kita susun protokol kesehatan. Kita mencotoh Disneyland Shanghai yang pertama melakukan pembukaan kawasannya dengan menggunakan protokol kesehatan ketat,’’ kata Direktur Utama PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko Edy Setijono saat menjadi pembicara dalam forum diskusi Pariwisata Nasional Dalam Masa Pandemi, Rabu (7/10).

Edy menjelaskan pihaknya menyusun protokol kesehatan di Taman Wisata Candi Borobudur meliputi jaga jarak, pakai masker serta cuci tangan. ‘’Protokol ini kita laporkan dan disetujui oleh gugus tugas penanganan Covid-19 Provinsi Jawa Tengah maupun Yogyakarta,” kata Edy.

Diakui, sektor pariwisata menjadi salah satu sektor yang terkena imbas paling dalam akibat pandemi Covid-19 yang melanda seluruh dunia ini.  Wabah global ini membawa dampak penutupan destinasi wisata baik yang dikelola pemerintah, swasata maupun masyakarat.

“Kita harus membangun kepercayaan wisatawan untuk berkunjung. Hal ini menjadi prioritas utama. Kita tekankan kepada mereka bahwa destinasi ini adalah destinasi yang aman dikunjungi. Itu fokus utama kita. Selanjutnya, bagaimana mengkomunikasikan kepada publik,” katanya.

Webinar yang digelar Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) ini, Edy Setijono menyampaikan di masa pandemi, destinasi wisata harus mengubah konsep berpikir, dari quantity oriented ke quality oriented. Destinasi perlu disiapkan untuk menyambut wisatawan yang sadar akan kebersihan serta keselamatan dirinya sehingga mereka merasa aman saat berkunjung.

Senada, Ketua BPKN Rizal E Halim menekankan kepada pelaku wisata bahwa jaminan keselamatan wisatawan merupakan kunci dalam aktivitas dan pengembangan sektor pariwisata di era pandemi Covid-19 ini.

“Kita tak ingin sektor pariwisata ini terpuruk terlalu lama. Dengan catatan bahwa konsumen wisatawan bisa diberi jaminan keselamatan di objek wisata. Kedisiplinan bisa dijalankan sesuai dengan protokol kesehatan. Protokol kesehatannya ada di objek wisata, namun kesadarannya rendah. Tugas kita semua untuk menyampaikan bahwa kedisiplinan itu menjadi penting,” kata Rizal.

Artikel Asli : https://www.suaramerdeka.com/news/nasional/243066-covidsafe-borobudur-tiru-disneyland-shanghai

logo