Bukan Maen! Serbuan Wisman ke Indonesia Meroket 2.000% hingga Agustus 2022

KJRI promosi wisata Indonesia secara digital, tarik minat wisatawan AS
October 3, 2022
Ditanya Soal Dampak Resesi Global pada Pariwisata, Koster Bilang Pokoknya Aman
October 3, 2022

Medcom.id/ Antara / 03 Oktober 2022, 14:45  WIB

Jakarta: Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia melalui pintu masuk utama mencapai 1,73 juta kunjungan sepanjang Januari hingga Agustus 2022. Angka itu meroket 2.028,65 persen dibandingkan dengan capaian pada periode yang sama 2021.

Kepala BPS Margo Yuwono menjelaskan jumlah kunjungan wisman ke Indonesia melalui pintu masuk utama pada periode Januari hingga Agustus 2022 hanya 81.292 kunjungan. “Ini mudah dipahami karena pada tahun lalu masih pandemi sehingga jumlah wisman pada periode yang sama tahun lalu hanya 81.292 kunjungan,” katanya, dilansir dari Antara, Senin, 3 Oktober 2022.

Sementara itu, menurut dia, jumlah kunjungan wisman pada Agustus 2022 mencapai 510,25 ribu kunjungan. Angka tersebut naik 6,98 persen dibandingkan dengan Juli 2022, namun tumbuh signifikan 28.727,46 persen dibandingkan dengan kondisi Agustus 2021.

“Ini mudah dipahami karena di Agustus (2021) masih kondisi pandemi, di mana jumlah wisman masih terbatas. Tapi sejalan dengan membaiknya mobilitas karena kesehatan semakin bagus, di Agustus ini perkembangan jumlah wisman semakin meningkat,” jelasnya.

Meski meningkat signifikan, Margo menyebut, angka tersebut masih jauh jika dibandingkan dengan kondisi sebelum pandemi pada 2019. “Pada 2019, periode yang sama, Januari-Agustus ini jumlah kunjungan wisman itu mencapai 8,56 juta kunjungan,” ucapnya.

BPS mencatat Australia, Singapura, dan Malaysia adalah tiga besar negara asal wisman yang berkunjung ke Indonesia pada Agustus 2022. Ketiganya mencatatkan hal yang sama untuk periode Januari-Agustus 2022. Pada Agustus 2022, Australia berkontribusi 16,5 persen atau 84,1 ribu kunjungan, Singapura 62,5 ribu kunjungan (12,3 persen) dan Malaysia 46,8 ribu (9,2 persen).

Pada periode Januari-Agustus 2022, jumlah kunjungan wisman asal Australia mencapai 286,9 ribu kunjungan (16,6 persen), Singapura 215,5 ribu kunjungan (12,4 persen), dan Malaysia 154,2 ribu kunjungan (3,9 persen).

Ia berharap kunjungan wisman kembali pulih seperti sebelum pandemi lantaran sektor pariwisata memberikan dampak tinggi bagi ekonomi. “Maka penanganan kesehatan dan macam-macam itu menjadi bagian penting agar wisman harapannya bisa kembali seperti tahun-tahun sebelum pandemi dan mendorong pertumbuhan ekonomi kita lebih tinggi lagi,” pungkasnya.

Artikel asli : https://www.medcom.id/ekonomi/bisnis/akWPX7qK-bukan-maen-serbuan-wisman-ke-indonesia-meroket-2-000-hingga-agustus-2022

logo