Borobudur Tourism Expo 2022 Akan Digelar, Gairahkan Kembali Industri Pariwisata

Reservasi daring bantu pengelola wisata atur jumlah pengunjung
April 27, 2022
Baduy Dalam Kembali Dibuka untuk Wisatawan Usai Gelar Ritual Kawalu  
April 28, 2022

Medcom.id/ Fista Novianti / 28 April 2022 , 06:45 WIB

SEMARANG. suaramerdeka.com – Industri pariwisata adalah salah satu industri yang terdampak pandemi virus Covid-19.

Diharapkan melalui kegiatan Borobudur Tourism Expo (BTE) 2022 yang akan diselenggarakan di Grand Artos Hotel and Convention Magelang pada 15-17 Oktober mendatang dapat kembali menggairahkan industri pariwisata.

Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Jawa Tengah, Sugeng Sugiantoro menuturkan, kegiatan BTE ini diharapkan bisa menggairahkan kembali industri pariwisata selama pandemi.

BPPD Jawa Tengah menggandeng Raja MICE akan menggelar event pariwisata Internasinal yang bertajuk Borobudur Tourism Expo (BTE) 2022 ini.

Kehadiran RajaMICE dalam BTE 2022 ini memberikan warna terhadap event pariwisata tahunan Borobudur Travel Mart and Expo (BTMX) yang sudah berlangsung 20 tahun terakhir.

”Kegiatan ini sekaligus menjadi ajang pertemuan nasional perdagangan pariwisata dan ekonomi kreatif terbesar di Jawa Tengah. Kegiatan ini juga merupakan semangat dari G20 Spirit yang merupakan kerjasama dari berbagai pihak di bidang pariwisata & ekonomi kreatif sebagai wujud mendukung posisi Presidensi G20 yang dipegang Indonesia untuk pertama kalinya,” paparnya.

Dikatakannya, BTE 2022 ini akan diselenggarakan sebelum ITB Asia yang dilaksanakan Singapura dengan harapan juga mendapatkan buyer-buyer yang akan hadir di ITB Asia.

Event ini juga merupakan yang pertama kolaborasi sinergi pariwisata yang tidak menggunakan APBD/APBN.

CEO RajaMICE dan CCO (Chief Community Officer) Teman Parekraf Nasional Panca R Sarungu menambahkan, Borobudur Tourism Expo 2022 akan menghadirkan 1.000 delegasi.

Di antaranya akan hadir di Forum, UMKM Fair, dan Travel Mart yang merupakan sebuah event business to business dan business to customer yang juga akan menghadirkan buyer dari kalangan BUMN, Korporasi, Travel Agent baik dalam dan luar negeri.

”BTE 2022 ini ditargetkan akan menghasilkan transaksi senilai Rp 100 miliar selama 3 hari yang dapat berdampak pada pertumbuhan ekonomi di Jawa Tengah,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata Disporapar Provinsi Jateng, Setyo Irawan mengatakan siap mendukung kegiatan Borobudur Tourism Expo 2022.

”Event ini juga bertujuan mempromosikan dan menjual potensi destinasi wisata di seluruh wilayah Jawa Tengah, mempromosikan dan meningkatkan produk-produk UMKM, serta meningkatkan citra positif wilayah Jawa Tengah sebagai pusat budaya, destinasi unggulan, serta daerah pelaksanaan MICE di Indonesia,” terangnya.***

Artikel asli : https://www.suaramerdeka.com/ekonomi/pr-043288141/borobudur-tourism-expo-2022-akan-digelar-gairahkan-kembali-industri-pariwisata

logo