Nonton Bioskop saat PSBB Transisi: Duduk Berjarak hingga Iklan Pencegahan Corona
July 7, 2020
Macam-macam Alat Pelindung Diri Bagi Tenaga Kesehatan
July 7, 2020

Suaramerdeka.com / Gading Persada / 7 Juli 2020, 14:55 WIB

YOGYAKARTA,suaramerdeka.com – Badan Ororita Borobudur (BOB) yang merupakan satuan kerja (satker) yang berada di bawah Kementerian Pariwisata, Ekonomi Kreatif, (Kemenparekraf) mulai mengintensifkan pendokumentasian kegiatan-kegiatan di Deloano kawasan Borobudur Highland khususnya yang terkait dengan protokol kesehatan pemutus rantai Corona. Hal ini sebagai langkah persiapan apabila pandemi Covid-19 berakhir, dan nantinya dapat diinfokan kemasyarakat.

Berikut petikan wawancara yang dilakukan: “Tentunya langkah-langkah persiapan harus dilakukan jika wabah korona ini berakhir, dan kami sudah siap. Salah satunya dengan pendokumentasian kegiatan bersih-bersih dikawasan wisata yang kami kelola,” papar Indah Juanita, sesuai penjelasan di sela-sela kegiatan tersebut.

Semua kegiatan bersih-bersih di lokasi wisata selama Covid-19 berlangsung didokumentasikan dan dilakukan release ke berbagai media.

“Kami sangat memerlukan dokumentasi-dokumentasi seperti ini dan ini sangat penting kami kumpulkan, karena semua ini nantinya akan diinformasikan kembali ke publik agar mereka tahu, jika berkeinginan kembali lagi ke destinasi wisata yang kami Kelola, maka keadaannya sudah benar-benar bersih dan sehat,” tutur Indah menjelaskan.

Langkah pendokumentasian sudah dilakukan secara bertahap di semua kawasan wisata yang dikelola BOB baik yang koordinatif maupun yang otoritatif.

“Kami juga melakukan bimtek-bimtek (bimbingan teknis) kepada masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan wisata, seperti bimtek membersihkan homestay, membersihkan toilet dan lain sebagainya, dan yang terpenting kegiatan-kegiatan tersebut juga didokumentasikan,” jelasnya.

Di sisi lain, Indah menambahkan, pihaknya juga menggerakkan Usaha Kecil, Mikro dan Menengah (UMKM) yang diakuinya banyak terdampak Covid-19. Termasuk juga ada sekitar 30 ribu pelaku wisata di DIY yang merasakan dampak dari wabah Corona itu.

“Kami koordinasi dengan ASITA untuk mendata dan menyalurkan bantuan kepada pelaku wisata yang terdampak, sementara ini dengan UMKM khususnya makanan, kami gerakkan mereka untuk memproduksi abon, dan abon ini menjadi bagian dari paket sembako yang dibagikan ke pelaku wisata terdampak Corona,” tandas Indah.

Artikel Asli : https://www.suaramerdeka.com/news/ekonomi-dan-bisnis/233754-bob-perbanyak-dokumentasi-kawasan-borobudur-highland

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

logo
Hubungi Kami