Bersiap, Objek Wisata Pantai Pangandaran Kembali Dibuka Mulai 5 Juni

5. Cerita Akhir Pekan: Bagaimana Industri Pariwisata Beradaptasi dengan New Normal?
May 30, 2020
Sambut Era New Normal di Sektor Pariwista, Wishnutama: Tergantung Kesiapan di Setiap Daerahnya
May 30, 2020

Pikiran-rakyat.com/Agus Kusnadi/Diterbitkan 30 Mei 2020, pukul 11.38 WIB

 

PIKIRAN RAKYAT – Objek wisata Pangandaran sebelumnya direncanakan akan dibuka pada tanggal 10 Juni 2020, kini Bupati Pangandaran H Jeje Wiradinata mengatakan, obyek wisata pantai Pangandaran akan dibuka 5 hari lebih cepat tepatnya pada tanggal 5 Juni 2020 besok.

Pembukaan kembali objek wisata yang ada di Kabupaten Pangandaran, menurut Jeje berdasarkan persetujuan dari Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil pada saat rapat evaluasi melalui video comfrence Jumat, 29 Mei 2020 kemarin.

“Kita buka obyek wisata pada hari Jumat depan tanggal 5 Juni 2020.

Tapi itu tergantung dari kesiapan para pelaku wisatanya,” ujar Jeje saat dikonfirmasi melalui telepon, Sabtu, 30 Mei 2020.

Kata Jeje, dirinya telah mewajibkan beberapa hal yang berkaitan dengan protokol kesehatan, lalu jumlah hunian hotel hanya diperbolehkan sebanyak 50 persen dan lainnya.

“Jadi seminggu ini akan dievaluasi, apabila sudah oke kita akan buka objek wisatanya pada Jumat depan.

Kan nanti pelaku wisata disuruh tanda tangan surat pernyataannya, kalau belum selesai yang terus (ditutup, red), belum bisa kita buka,” ujarnya.

Karena kata Jeje, yang paling penting adalah kesiapan dari para pelaku wisatanya itu sendiri.

Jeje juga menyampaikan alasan kenapa objek wisata akan dibuka lebih cepat, karena berdasarkan hasil rapat evaluasi dengan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil kemarin melalui video confrence, Kabupaten Pangandaran masuk di zona biru

Di mana pada zona biru ini diperbolehkan untuk kehidupan normal dengan membuka pariwisata, namun harus berhati-hati.

“Kita syaratkan bagi pengunjung yang datang ke Pangandaran dengan menunjukkan hasil Rapid Test,” ujarnya.

Jeje menegaskan, menunjukan bukti surat keterangan sehat bukan hanya diberlakukan kepada para pengunjung wisata saja, tetapi diberlakukan kepada semua orang yang hendak memasuki wilayah Kabupaten Pangandaran.

“Orang atau pengunjung yang hendak memasuki wilayah Kabupaten Pangandaran bisa menunjukkan surat keterangan sehat rapid test kepada petugas di check poin maupun di tolgate atau pintu masuk ke objek wisata di Kabupaten Pangandaran,” pungkasnya.

Ditempat terpisah Ketua PHRI Kabupaten Pangandaran Agus Mulyana mengatakan, khusus untuk pemilik hotel dan restoran siap melaksanakan persyaratan dari Pemkab Pangandaran terkait protokol kesehatan dalam memasuki era new normal.

“Kami siap menandatangani surat pernyataan kesanggupan dari Pemkab Pangandaran agar seluruh karyawan hotel dan restoran harus menggunakan masker dan saru tangan dan memasang tempat cuci tangan serta jumlah hunian yang sudah ditentukan untuk hotel 50 persen dan restoran 30 persen,” ungkap Agus.

Pasalnya kata Agus, pihaknya juga harus lebih berhati-hati dalam mengahadapi pengunjung, karena pengunjung akan lebih banyak berinteraksi dengan karyawan hotel maupun restoran.

“Justru yang harus kita jaga kesehatannya itu orang yang ada di Pangandaran, kalo pengunjung paling satu atau dua hari juga sudah pulang kembali,” ujarnya.

Sementara Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Pangandaran Untung Saeful Rachman menambahkan, pihaknya tengah mempersiapkan rencana pembukaan kembali obyek wisata di Kabupaten Pangandaran baik dengan cara mensosialisasikan kepada para pelaku wisatanya maupun mempersiapkan kawasan obyek wisata yang steril dengan menyemprotkan cairan disinfektan di berbagai tempat fasilitas umum.***

 

Artikel Asli: https://www.pikiran-rakyat.com/jawa-barat/pr-01391108/bersiap-objek-wisata-pantai-pangandaran-kembali-dibuka-mulai-5-juni

 

logo