Begini Strategi tiket.com Supaya Kamu Bisa Nyaman Liburan Usai Pandemi Corona

Pandemi Virus Corona, Cokelat Persembahkan Lagu Bagimu Negeri untuk Tim Medis
April 13, 2020
Terdampak Corona Covid-19, Tiket.com Ubah Fokus dan Prioritas
April 13, 2020

Kumparan.Com / Redaksi Kumparan / 13 April 2020, 17:16 WIB

Berbagai rencana liburan pastinya terpaksa ditunda karena pandemi virus corona. Sesuai dengan imbauan pemerintah, kamu sebaiknya membatasi mobilitas, terutama bepergian untuk kebutuhan non-esensial.

Online Travel Agent (OTA) seperti tiket.com adalah salah satu yang terkena imbas pembatasan ini. Kalau biasanya kamu bisa membeli tiket penerbangan ke platform penyedia perjalanan ini, sekarang kamu mesti menahan diri dan bersabar supaya tidak keluar rumah.

Dalam konferensi pers yang dilakukan secara daring, Gaery Undarsa, Chief Marketing Officer & Co-founder tiket.com, mengatakan bahwa omset tiket.com merosot jauh hingga 75 persen. Walau begitu, ia mengatakan bahwa taat pada imbauan pemerintah adalah hal terbaik yang bisa dilakukan pada masa sekarang.

“Kita sudah drop 75 persen dari segi sales. Tapi, saya pribadi, saya sendiri pasti bakal kaget kalau ada orang yang bepergian. Hal (pandemi) seperti ini ‘kan temporary, lebih baik kita bersabar, tahan diri,” katanya, Senin (13/4).

Sembari melakukan ‘Strategi Bertahan’ dengan tetap memusatkan kepuasan pelanggan di masa pandemi seperti sekarang, Gaery juga mengungkapkan bahwa ia telah mempersiapkan strategi juga untuk masa mendatang usai pandemi ini berakhir.

“Kita arahin, prepare, mempersiapkan diri nanti setelah virus corona mereda. Karena kalau kita lihat dari China, begitu reda, orang-orang berbondong-bondong bergerak. Orang-orang yang tadinya punya kebutuhan pergi ke luar kota atau ke luar negeri yang mesti di-postpone akan mulai terbang, kita harus ready,” ujar Gaery.

Dari segi produk misalnya, tidak akan ada perubahan. Hanya saja, proyeknya akan jadi lebih banyak. Akan ada product development, teknologi, dan proyek-proyek baru. Selain mesti menyelesaikan kebutuhan konsumen yang meminta bantuan melalui Customer Care.

Sebagai agen, tiket.com akan langsung menemui supplier yang terdampak, baik maskapai maupun hotel. Menurutnya, begitu pandemi ini usai, akan ada harga-harga menarik yang disiapkan airlines atau hotel untuk untuk me-recovery bisnis.

“Landscape travel akan berbeda, akan lebih banyak berfokus pada health. Ada banyak banget hotel dan airlines terutama yang akan kasih harga yang cukup bagus, untuk flight akhir tahun (apabila pandemi selesai pada akhir tahun),” jelasnya.

Cara ini dinilai akan dapat membantu supplier, baik maskapai atau hotel untuk dapat recover lebih cepat. Selain itu, rencananya akan ada pula launching tiket.com 4.0 dan fitur baru tiket to do yang sedang dalam masa persiapan.

Sehingga nantinya, ketika pandemi usai dan wisatawan mulai bersemangat untuk jalan-jalan, fitur tersebut sudah dapat dinikmati.

Selain itu, tiket.com juga telah menyiapkan banyak skenario untuk menangani dampak pandemi COVID-19 yang belum kelihatan ujungnya ini. Mulai dari skenario tiga bulan, enam bulan, hingga satu tahun.

Sementara ini, untuk menghadapi situasi pandemi, tiket.com mengubah fokus bisnisnya. Bukan lagi berfokus pada sales atau penjualan tiket, OTA ini justru merubah fokus mereka menjadi customer handling di seluruh lini.

Peningkatan permintaan bantuan untuk refund dan reschedule yang mencapai 7-10 kali lipat dilayani oleh tim Customer Care dan hampir 100 orang volunteer. Untuk memastikan penggunanya bisa mendapatkan informasi terkini, tiket.com juga membuat sebuah laman khusus yang berisi update terkini terkait COVID-19.

“Per hari ini kita punya pendingan sudah minimal, hampir enggak ada. Sebagian besar keperluan customer kita sudah bisa dibantuin, tapi memang ada beberapa yang masih nyangkut. Karena mungkin dari supplier atau back end office-nya,” pungkas Gaery.

Meski begitu, Gaery mengimbau agar kamu tetap sabar dalam menantikan prosedur refund maupun reschedule.

 

Artikel Asli: https://kumparan.com/kumparantravel/begini-strategi-tiket-com-supaya-kamu-bisa-nyaman-liburan-usai-pandemi-corona-1tDPUqIr8Lu

logo
Hubungi Kami