Batik Benang Ratu Buka Gerai di Tengah Pandemi

Hari Ini, Ancol Ajak Tur Virtual. Yuk, ikutan!
May 14, 2020
Kreatif di Rumah, Pilih Kompetisi Berpuisi atau Ikut Kelas Bersama Garin Nugroho?
May 14, 2020

Suaramerdeka.com / Langgeng Widodo/14 Mei 2020, 15:51 WIB

 

SOLO, suaramerdeka.com – Di tengah pandemi covid-19, Batik Benang Ratu berani membuka gerai di Solo. Pihak manajemen beralasan, pembukaan gerai itu untuk membantu masyarakat sekitar manakala banyak pemutusan hubungan kerja (PHK).

“Kita tetap mengindahkan anjuran pemerintah dalam penanggulangan covid-19, dengan membatasi jumlah pengunjung,” kata store manager Batik Benang Ratu, Apriana Panca Kartikasari (23), di sela launching gerai, Kamis (14/5).

Lantaran kondisi masih sepi dan daya beli masyarakat masih rendah, Apriana mengaku tidak mematok target penjualan. Apalagi dengan masih diberlakukannya kebijakan social distancing dan physical distancing oleh pemerintah, masyarakat dianjurkan untuk tinggal di rumah.

Pihaknya berharap, badai virus corona segera berlalu dan kondisi ekonomi juga membaik. “Untuk penjualan, kami juga melayani secara online melalui fasilitas whatsapp maupun berbagai marketplace, seperti bukalapak, lazada, tokopedia, dan lainnya,” jelas dia.

Berbagai busana batik dipajang di gerai Batik Benang Ratu yang berlokasi di Jalan Veteran Nomer 119 Solo itu. Mulai dari batik printing, batik cap, hingga batik tulis. Mulai dari batik motif tradisional hingga kontemporer. Mulai dari batik seharga Rp 20 ribuan hingga jutaan rupiah. Selain busana, berbagai kerajinan dan oleh-oleh juga dipajang di gerai yang cukup luas itu.

Untuk busana batik, kata dia, diproduksi sendiri. Sedang untuk berbagai kerajinan dan oleh-oleh, pihaknya bekerja sama dengan sejumlah UKM. Dan untuk gerai di Solo ini, Batik Benang Ratu mengambil konsep cerita rakyat Joko Tarub. Makanya, semua yang berbau Joko Tarub ada di situ. Seperti miniatur tempat tinggal Joko Tarub, miniatur telaga yang digunakan mandi tujuh bidadari, dan selendang para bidadari.

“Batik Benang Ratu di Solo ini adalah gerai kelima. Tiga gerai lainnya di Semarang dan satu gerai lainnya di Jogja. Solo adalah pusat kebudayaan dan sejarah batik di Indonesia. Dari Solo ini, kami ingin ikut melestarikan dan mempromosikan batik,” pungkas dia.

 

Artikel Asli : https://www.suaramerdeka.com/news/ekonomi-dan-bisnis/228908-batik-benang-ratu-buka-gerai-di-tengah-pandemi

 

logo