Bandara YIA Beroperasi, Investasi Perhotelan Berebut Masuk ke Kulon Progo

Pekan Depan Jalur Pendakian Rinjani Kembali Dibuka
March 11, 2022
Kemenkop utamakan kuliner lokal dalam ajang MotoGP 2022 Mandalika
March 11, 2022

Medcom.id/ Antara / 11 Maret 2022, 17:42  WIB

Kulon Progo: Beroperasinya Bandara Internasional Yogyakarta mendorong masuknya investasi untuk pembangunan enam hotel di wilayah Kulon Progo.

Bupati Kulon Progo Sutedjo mengatakan enam hotel tersebut adalah Cordia Hotel, Dafam, IBIS, Novotel, Grand Progo, dan Swiss Bell.

“Dari enam hotel tersebut, terdapat satu hotel yang sudah beroperasi yaitu Cordia Hotel, sementara Hotel Dafam ditargetkan mulai beroperasi pada April 2022 ini,” kata Sutedjo di Kulon Progo, Jumat, 11 Maret 2022.

Ia mengatakan dampak keberadaan Bandara Internasional Yogyakarta sangat besar di bidang investasi sehingga akan mendongkrak perekonomian daerah. Ia pun berkomitmen mempermudah investasi yang akan masuk ke Kulon Progo.

“Investasi yang masuk ke Kulon Progo akan berdampak pada percepatan pertumbuhan ekonomi, dan diharapkan menurunkan pengangguran atau menciptakan lapangan pekerjaan,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kulon Progo Heriyanta mengatakan Penanam Modal Asing (PMA) 2021 dengan nilai investasi tertinggi pada sektor industri dan disusul sektor pertambangan.

Sementara Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) 2021 dengan nilai investasi tertinggi pada sektor pariwisata yaitu pembangunan hotel bintang, disusul sektor peternakan dan industri.

Realisasi investasi di Kabupaten Kulon Progo mencapai Rp541,56 miliar. Jumlah tersebut terbagi dalam dua kategori yaitu PMA sebesar Rp24,49 miliar dan PMDN Rp517,06 miliar.

Realisasi investasi dari masing-masing triwulan pada 2021, yakni triwulan pertama realisasi investasi mencapai Rp306,26 miliar. Kemudian pada triwulan kedua Rp52,57 miliar, triwulan ketiga Rp 83,12 miliar, dan pada triwulan keempat terakhir kemarin Rp99,59 miliar.

“Sektor yang menyumbangkan realisasi investasi cukup besar yaitu perhotelan, kemudian farmasi, baru perdagangan,” katanya.

Artikel asli : https://www.medcom.id/ekonomi/bisnis/Dkq4M9Zb-bandara-yia-beroperasi-investasi-perhotelan-berebut-masuk-ke-kulon-progo

logo