Bali Waspadai Dampak Kenaikan BBM pada Kunjungan Wisatawan

Ketua MPR RI dorong diplomasi kuliner tingkatkan citra Indonesia  
September 5, 2022
Qlue dan ITS Indonesia Garap Sistem Transportasi Cerdas di Bali
September 5, 2022

Kumparan.com/ Kanal Bali/5 September 2022, 12:48 WIB

DENPASAR, kanalbali.com – Kenaikan bahan bakar minyak (BBM) diprediksi akan berdampak kepada kunjungan wisatawan di Pulau Bali. Namun seberapa besar pengaruhnya masih sulit diprediksi.

“Sementara ini belum kita lihat langsung berdampak. Tapi yang jelas dampaknya pasti ke harga-harga akan naik,” kata Wagub Bali Cok Ace, saat ditemui di Gedung DPRD Bali, Senin (5/9).

Kondisi di Bali sendiri, kata dia, pariwisata masih belum sepenuhnya normal  dan hotel-hotel belum full operasionalnya.

Apalagi, setelah ada kenaikan avtur yang berdampak kepada kenaikan tiket penerbangan bagi wisatawan mancanegara atau wisman. “Kata teman-teman di luar, masih terlalu mahal untuk ke Bali. Itu tentunya bukan karena kebijakan kita di sini,” imbuhnya.

Di sisi lain, ada harapan terbukanya ceruk baru karena pembukaan penerbangan di rute yang sebelumnya tutup karena COVID-19. Misalnya, adalah rute Taiper-Denpasar.

Wagub Cok Ace kemudian meminta agar kenaikan BBM tidak direspons secara berlebihan meski sejumlah elemen masyarakat yang menolak.  “Pemerintah Pusat sudah membuat kebijakan subsidi yang nantinya bisa menyaring dan tepat sasaran untuk bantuan. Mudah-mudahan yang diharapkan pemerintah berjalan bagaimana mestinya,” katanya.

“Mari kita optimalkan apa yang kita miliki sekarang, yang biasanya kita di Bali, kita lihat masing sering jalan-jalan mungkin hal-hal seperti ini kita hemat. (Penggunaan) fasilitas oleh pemerintah (trasnportasi) mari kita manfaatkan,” ujarnya. (kanalbali/KAD).

Artikel asli : https://kumparan.com/kanalbali/bali-waspadai-dampak-kenaikan-bbm-pada-kunjungan-wisatawan-1ynbjzicJ7q/full

logo