Badan Otoritas Perkuat Kapasitas SDM untuk Industri Pariwisata Labuan Bajo

Dinas Pariwisata NTB Minta Hotel Pasang Rambu Waspada di Kawasan Pantai
October 7, 2022
Afgan, Tipe-X, hingga Diskoria Bakal Tampil di Konser Akurat Artikulasi Festival 2022
October 7, 2022

Medcom.id /Antara /07 Oktober 2022, 16:20  WIB

Maumere: Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) terus memperkuat kapasitas sumber daya manusia (SDM) untuk industri pariwisata di Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).

“BPOLBF memastikan peningkatan kapasitas SDM yang memadai untuk menghasilkan produk ekonomi kreatif yang berkualitas bagi pariwisata Labuan Bajo,” kata Direktur Utama BPOLBF Shana Fatina ketika dihubungi dari Maumere, NTT, dikutip dari Antara, Jumat, 7 Oktober 2022.

Sebagai satuan kerja di bawah Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, BPOLBF melakukan berbagai kegiatan untuk menyiapkan SDM bertumbuh dalam ekosistem pariwisata yang berkualitas di Labuan Bajo. Selain itu, BPOLBF juga memperluas akses pasar produk UMKM yang telah memenuhi standar kualitas pasar pariwisata.

Selain itu, lanjutnya, BPOLBF melakukan inkubasi usaha pariwisata dan pelatihan untuk menghasilkan event organizer yang berkualitas pula di Labuan Bajo.

“Kami juga membangun travel pattern tematik baru sampai ke pelosok,” katanya.

Menurutnya, berbagai bentuk pengembangan dan peningkatan kapasitas itu sangat penting karena pemerintah sendiri telah berkomitmen untuk menarik potensi investasi sebesar Rp11,2 triliun ke Labuan Bajo.

Oleh karena itu, BPOLBF terus memperkuat kesiapan SDM yang ada sehingga bisa menghasilkan produk UMKM ekonomi kreatif yang berkualitas guna mengisi kebutuhan industri pariwisata di Labuan Bajo, Flores.

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) melalui Direktorat Pengembangan Sumber Daya Manusia Pariwisata telah melakukan peningkatan kapasitas SDM pariwisata lewat Biannual Tourism Forum di Labuan Bajo pada 3-5 Oktober 2022.

Dalam keterangan resminya, Pelaksana tugas Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan Kemenparekraf Frans Teguh menegaskan agar adanya kepastian kebutuhan dan ketersediaan SDM Pariwisata yang memadai melalui program-program kepariwisataan yang mendukung pengembangan SDM dan Pariwisata.

Melalui Program Pembangunan Pariwisata Terintegrasi dan Berkelanjutan (P3TB), Kemenparekraf berupaya untuk meningkatkan partisipasi lokal dalam perekonomian pariwisata dan melakukan peningkatan sumber daya manusia melalui program pemberdayaan masyarakat.

“Proses bisnis pariwisata adalah interaksi dari manusia yang berperan sebagai produsen dan konsumen, sehingga menjadikan sumber daya manusia berperan sebagai motor penggerak bagi kelangsungan industri pariwisata di suatu destinasi pariwisata,” katanya.

Artikel asli: https://www.medcom.id/ekonomi/bisnis/JKRPdmyb-badan-otoritas-perkuat-kapasitas-sdm-untuk-industri-pariwisata-labuan-bajo

logo