Atourin, Kenalkan Tempat Pariwisata di Indonesia Secara Virtual

Pelaku Ekonomi Kreatif di Gorontalo Terus Tingkatkan Keahlian Pemasaran Pariwisata
January 24, 2022
Laporan Pemantauan Covid-19 di Sektor Parekraf (25 Januari 2022)
January 25, 2022

Sindonews.com / Hasan Kurniawan / 25 Januari 2022 ,00:14 WIB

Potensi pariwisata di Indonesia sangat besar. Sayang, banyak tempat wisata indah di Indonesia yang minim publikasi, sehingga tidak dikenal oleh para pelancong dalam dan luar negeri.

Hal ini lah yang akhirnya membuat Benarivo Triadi Putra atau Rivo merintis Atourin, aplikasi one-stop-solution platform yang dapat mempermudah wisatawan mencari informasi wisata yang ada di Indonesia.

Melalui aplikasi itu, para wisatawan dalam dan luar negeri dapat membuat rencana perjalanan yang mudah dan cepat.

Layanan-layanan yang saat ini tersedia dari Atourin antara lain seperti Trip Planner, Informasi Obyek Wisata, Open atau Private Trip, Custom Trip, Trip Consultant, Jasa Tour Guide, Social Media Management, Virtual Traveling, Pelatihan Online dan Offline untuk Pelaku Pariwisata, dan Digitalisasi Desa Wisata di Indonesia.

“Layanan-layanan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas teknologi pada sektor pariwisata Indonesia,” kata Rivo selaku C-Founder & CEO (Chief Executive Officer) Atourin, Senin (24/1/2022).

Dijelaskan dia, Atourin memiliki dua arti, yang pertama Atourin atau Atourin yang berarti ngaturin dan traveler, sehingga diharapkan traveler bisa meng-atur perjalanannya dengan memanfaatkan aplikasi ini.

“Kedua, jika dipisah menjadi a-tour-in, itu menunjukkan kalau dengan Atourin bisa tour di mana saja,” sambungnya.

Dalam perjalanannya, Atourin berhasil meraih juara dibeberapa bootcamp dan inkubasi startup digital. Saat ini, Atourin sedang mengikuti kompetisi startup dari Kemenkominfo yang dikenal dengan Gerakan Nasional 1000 Startup Digital.

CFPO (Chief Financial & Partnership) Atourin, Muchdlir Zauhariy menambahkan, menghadapi pandemi di awal tahun 2020, Atourin muncul dengan inovasi teknologi berupa wisata virtual (virtual traveling) sebagai solusi.

“Ini untuk mendukung pelaku pariwisata, seperti pemandu wisata, agar tetap dapat memiliki aktivitas dan mata pencahariannya. Selain itu, metode ini tetap dapat memperkenalkan destinasi wisata kepada wisatawan,” timpalnya.

Lalu, melalui Atourin Academy, pihaknya ingin memberikan jasa pelatihan dan pendampingan terkait pengembangan skill di bidang pariwisata secara online maupun offline kepada pelaku pariwisata di seluruh Indonesia.

“Inisiasi Atourin tersebut mendapatkan respon baik karena telah memberikan manfaat, serta dampak positif,” jelasnya.

Sementara itu, COO (Chief Operating Officer) Atourin Reza Permadi menambahkan, hingga saat ini terhitung lebih dari 350 wisata virtual telah diselenggarakan oleh Atourin yang berkolaborasi dengan pelaku pariwisata lokal di Indonesia.

“Lebih dari 3.000 wisatawan virtual telah dibawa untuk menikmati keindahan destinasi wisata di Indonesia secara virtual. Lebih dari 2.000 pelaku pariwisata lokal telah menjadi alumni pelatihan wisata virtual ini,” timpalnya.

Diantaranya juga tercatat lebih dari 130 desa wisata telah mendapatkan pelatihan dan pendampingan online dan offline.

Yang perlu diketahui juga, di awal tahun 2020, ini Atourin resmi berpindah ke Jakarta yang bertempat di Plaza Mutiara, Jl. DR. Ide Anak Agung Gde Agung, Kuningan Timur, Setiabudi, Jakarta Selatan.

Artikel asli : https://daerah.sindonews.com/read/666399/701/atourin-kenalkan-tempat-pariwisata-di-indonesia-secara-virtual-1643040107?showpage=all

logo