Aplikasi SERVR untuk Menggairahkan Bisnis Perhotelan saat Pandemi Covid-19

Destinasi Wisata di Jabar Dipersiapkan Masuk Kenormalan Baru
July 28, 2020
Kebun Raya Purwodadi Kembali Dibuka
July 28, 2020

Kumparan.com / Trimo Pamudji Al Djono / 28 Juli 2020, 12:08 WIB

Para pelaku usaha bidang pariwisata sedang mengalami goncangan hebat akibat pandemi Covid-19 yang sudah berlangsung lebih 5 bulan dan belum jelas kapan berakihirnya. Penyebaran Covid-19 telah menjatuhkan sektor pariwisata terutama perhotelan di titik terburuk sepanjang sejarah, dan berdampak pada terjadinya PHK dan pengurangan dana operasional.

Masalah lainnya yang dihadapi pengelola hotel adalah terjadinya lack of manning atau terjadinya pengurangan tenaga kerja di hotel untuk meminimalisasi beban operasi. Jika mereka tetap memaksakan untuk membuka operasional hotel tentu terjadi kenaikan biaya operasi yang tidak sebanding, selanjut tidak ada potensi revenue yang mereka peroleh.

Saat ini mereka tidak sedang tidur lelap di hotel yang dikelolanya akibat sepinya pengunjung. Ada upaya yang mereka lakukan dengan membangun berbagai cara inovatif menggerakan kembali geliat wisatawan agar mau berkunjung ke tempat wisata dan mau menginap di hotel mereka, walau di saat pandemic Covid-19 ini belum pulih. Turut menyongsong new normal, mungkin itu istilahnya.

Mereka membangun aplikasi berbasis mobile android dan IOS bagi pengunjung atau tamu hotel untuk memudahkan mereka menikmati berbagai layanan hotel dan mengurangi kontak fisik dengan pengelola hotel. Mereka menamakan aplikasi tersebut: SERVR.

Walaupun penggunaan teknologi sejenis ini sebenarnya terlihat tertinggal karena sudah ada yang lebih dulu memulai layaknya Traveloka, Tiket, Booking, TripAdvisor, dan lainnya, namun ada yang berbeda di SERVR ini.

SERVR dibangun untuk membantu memastikan hotelier (pelaku perhotelan) terus beroperasi dan membantu pelayanan kepada pengunjung hotel menggunakan perangkat handphone. Bedanya adalah teknologi smart ini sudah dikombinasi dengan dengan protocol Covid-19 dimana mendekatkan tamu atau pengunjung hotel atau kepada pelayanan di hotel lebih maksimal tanpa harus banyak berkontak fisik diantara mereka.

SERVR’s adalah guest experience system dimana tamu bisa melakukan dan mendapatkan semua pelayanan yang hotel sediakan, mulai dari online check-in hingga pelayanan room-service secara digital dan contactless dimana dan kapan saja.

  • Room Service: “ketika semua kebutuhan pelayanan kamar bisa dilakukan tanpa harus menyentuh menu ataupun angkat telepon!”
  • Housekeeping Request: “permintaan barang-barang kamar (room amenities), atapun permintaan making-bed bisa dilakukan dengan mudah dengan mobile sendiri”
  • Restaurant dan Bar: “menu restaurant, dan bar semua bisa paperless, pemesanan makanan,

permintaan room-service bisa dilakukan dengan mudah dengan memonitor status pemesanan”

  • SPA Arrangement: “the SPA Menu bisa dibuat lebih indah & interaktif dengan foto-foto yang mudah diganti sesuai ketersedian menu dan pekerja”

Beberapa fitur ditawarkan dalam SERVR antara lain fasilitas Live Chat yang dapat membatu tamu terhubung dengan tim operasional  dengan mudah, kapan saja dan dimana saja. Juga terdapat fitur online check-in yang dapat digunakan tamu hotel melakukan check-in pada saat dalam perjalanan ke hotel. Fitur-fitur ini dibangun untuk mempersingkat waktu tanpa harus proses di lobby, tanpa ada dokumen yang di fotocopy atau di tanda tangani, dan ketika tamu tiba, mereka dapat diantar langsung ke kamarnya.

Bagaimana SERVR membantu pengelola hotel?

Pengelola aplikasi SERVR dapat melihat langgung tamu yang melakukan online check-in ke aplikasi, ini berarti bahwa hotel akan dapat mempekerjakan lebih sedikit staf, terutama di depan front office. Ini menunjukkan pengurangan biaya besar untuk hotel dengan gaji, biaya operasional, dan juga di departmen lainnya.

Beragam pengalaman lainnya ditawarkan bagi pengguna dan pengelola SERVR berupa promosi harian bisa dilakukan dengan mudah tanpa harus printing, langsung menuju tamu dan tentunya lebih efektif dan efisiensi.

Aplikasi ini memang berdampak pada menurunnya jumlah pekerja di hotel (less employee) dimana pasti terjadi pro dan kontra antara pelaku bisnis dan kepentingan negara melindungai warganya agar tetap mendapat pekerjaan. Pemerintah mendorong agar pebisnis hotel tetap harus mampu menyerap lebih banyak tenaga kerja, terutama untuk penduduk lokal. Di lain pihak pebisnis hotel juga dituntut tetap bertahan di kondisi apapun.

Pengelola hotel, utamanya pemilik hotel perlu mendapat dukungan kebijakan dari pemerintah agar tetap bertahan di bisnisnya melalui berbagai insentif yang dikembangkan pemerintah. Mereka juga diberi kebebasan mengembangkan inovasi-inovasi guna tetap bertahan di bisnisnya sebagai bagian mendukung peningkatan ekonomi negara.

Saya malahan yakin bahwa pengusaha hotel yang sukses adalah mereka yang tetap ingin membuat karyawannya sejahtera, mendukung majunya pariwisata negara, dan yang mampu melakukan update perkembangan teknologi guna tetap eksis di bsinisnya secara kerbekanjutan.

Sumber asli : https://kumparan.com/trimo-pamudji-al-djono1545968202040/aplikasi-servr-untuk-menggairahkan-bisnis-perhotelan-saat-pandemi-covid-19-1ttH020v2et/full

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

logo
Hubungi Kami