Gernas Bangga Buatan Indonesia 2021
April 29, 2021
Laporan Pemantauan Covid-19 di Sektor Parekraf (29 April 2021)
April 29, 2021

Medcom.id / Putri Anisa Yuliani/ 29 April 2021, 08:57 WIB

Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mempertimbangkan untuk membatasi operasional tempat-tempat wisata yang berada di bawah kewenangan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI. Kebijakan ini untuk meminimalisasi aktivitas warga selama libur lebaran.

“Pariwisata di Jakarta akan diumumkan pekan depan. Kita akan meminimalkan aktivitas yang berkerumun. Arahnya meminimalkan aktivitas berkerumun,” kata Anies di Jakarta, Rabu, 28 April 2021.

Anies berharap pembatasan ini bisa mengurangi potensi warga berkunjung ke tempat wisata. Dia tak ingin pelonggaran berkunjung ke objek pariwisata membuat kasus covid-19 di Ibu Kota melonjak.

“Kita lihat di tempat lain aman lalu naik tajam. Kita tidak ingin seperti itu,” kata dia.

Sementara itu, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mengaku telah mengeluarkan panduan protokol kesehatan di tempat-tempat wisata. Panduan ini harus dijalankan selama masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro.

Panduan tersebut, yakni cleanliness, health, safety, environmental sustainability (CHSE). Setiap objek wisata wajib mengadopsi panduan itu untuk menjaga agar tempat wisata tidak menjadi klaster penularan covid-19 khususnya saat libur lebaran.

“Kita khawatir dengan peningkatan kasus yang terjadi setelah lebaran. Liburan lebaran tahun lalu kasus naik 93 persen-94 persen. Kali ini dalam bingkai PPKM mikro mengacu keputusan Pemprov DKI, kami menghadirkan panduan CHSE. Destinasi harus mengacu pada prokes yang ketat,” tegas Sandiaga.

Artikel Asli : https://www.medcom.id/ramadan/news-ramadan/VNxvp5qk-anies-kaji-pembatasan-objek-pariwisata-selama-lebaran

logo
Hubungi Kami