5 Destinasi Super Prioritas Tarik Investasi Rp6,5 Triliun, Likupang Kembangkan MICE

Memupuk Jiwa Nasionalisme
September 19, 2022
20 Tokoh dan Destinasi Wisata di Jawa Tengah Terima Anugerah Pariwisata dari PWI Provinsi Jawa Tengah
September 19, 2022

Inews.id/ Iqbal Dwi Purnama/19 September 2022 ,14:32 WITA

JAKARTA, iNews.id – Investasi sebesar 435 juta dolar AS atau sekitar Rp6,5 triliun telah berjalan di lima kawasan Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP). Adapun 5 DPSP itu, yakni Danau Toba, Borobudur, Mandalika, Labuan Bajo, dan Likupang.

“Dari lima DPSP ini ternyata sektor yang paling banyak di bidik adalah energi, teknologi informasi dan komunikasi dan real estate. Total proyek yang sudah berjalan ini semakin meningkat,” kata Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno dalam Market Review IDXChanel, Senin (19/9/2022).

Dia menjelaskan, komitmen perusahaan yang melakukan investasi di 5 DPSP cukup beragam. Investasi itu akan digunakan untuk pengelolaan kawasan, pembangunan infrastruktur, akomodasi dan aksesibilitas.

Sandiaga Uno memaparkan, misal di Danau Toba, Sumatera Utara akan mengembangkan akomodasi dan aksesibilitas menuju kawasan Danau Toba.

Di Borobudur, ada perusahaan yang punya komitmen untuk membangun Cable Car atau angkutan massal. Nantinya akan ada gerbong-gerbong diangkut dengan kabel yang bergerak dengan kecepatan konstan.

Di Mandalika akan dibangun Meeting, Incentive, Convention, Exhibition (MICE) dan fasilitas untuk menampung Wisatawan saat digelar acara di sirkuit Mandalika. Sedangkan di Labuan Bajo dan Likupang, juga akan membangun energi baru terbarukan serta pengembangan MICE.

“Ini akan bertahap dan fokus pada pembangunan hotel berbintang, restoran, dan akomodasi lainnya, dan juga kita akan menciptakan destinasi kelas baru sekelas Bali,” ujarnya.

Dia menjelaskan, pembangunan ini akan dilakukan di masing-masing wilayah, yang disesuaikan dengan ketersediaan lahan dan kesiapan infrastruktur penunjang.

Dari pengembangan 5 DPSP ini, Sandiaga Uno membidik potensi pembukaan lapangan kerja di sektor pariwisata. Dengan begitu, masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan DPSP bakal terkena dampak positifnya.

“Jadi pemerataan perekonomian dan memanfaatkan sumber daya manusia ini menjadi PR untuk kita, dan lapangan kerja berkualitas kita harapkan akan terjadi, sekitar ada 1,1 juta lapangan kerja baru di tahun 2022 ini. Pada tahun 2024 akan ada 4,4 juta lapangan kerja baru dan berkualitas,” tuturnya.

Editor : Cahya Sumirat

Artikel asli : https://sulut.inews.id/berita/5-destinasi-super-prioritas-tarik-investasi-rp65-triliun-likupang-kembangkan-mice/all

logo